Tips Merawat Performa Motor Agar Tetap Maksimal

Motor harian yang sering di gunakan setiap hari lama kelamaan tidak akan luput dari kerusakan, komponen serta bagian part didalamnya dipastikan memilki masa aus dalam jangka waktu tertentu. Jika sudah begitu, yang paling mudah di rasakan adalah menurunnya performa menjadi tidak seperti biasanya.

Terlebih di kota-kota besar yang lalu lintasnya sangat padat, kemacetan sudah menjadi salah satu kebiasaan yang harus di lewati, bahkan oleh sepeda motor. Padahal kondisi demikian ini membuat kerja mesin motor menjadi berkali-kali lipat lebih berat dibanding dengan kondisi normal.

Namun demikian, dengan melakukan perawatan yang maksimal seharusnya kinerja mesin motor yang terus menerus digunakan demikian tidak akan menjadi masalah yang besar. Mesin bisa terus terjaga dengan prima performanya, juga keamanan dan kenyamanan menjadi lebih terjaga saat kita mengendarainya.

tips Merawat Performa Motor Agar Tetap Maksimal

Rutin Service Berkala

Untuk merawatnya cukup dengan lakukan service berkala di bengkel-bengkel resmi merk sepeda motor, atau bengkel lain yang sudah anda percayai kualitas kerjanya. Umumnya setiap penjualan sepeda motor baru sudah di lengkapi dengan jadwal perawatan berkalanya, biasanya berpatokan pada jarak yang sudah di tempuh oleh motor, yang rata-rata setiap sudah menempuh jarak 5000 KM.

Namun begitu sebagai catatan, patokan jarak diatas adalah jika motor di gunakan untuk pemakaian normal, artinya jika sering menempuh kemacetan, sering membawa beban berat, atau di paksa menempuh jarak jauh sekaligus, hendaknya patokan jadwal perawatan rutin bisa di percepat, misalnya menjadi 4000 KM atau 3000 KM sekali.

Dalam paket perawatan rutin tidak hanya di lakukan pemeriksaan secara menyeluruh saja, didalamnya juga termasuk memeriksa part-part serta komponen lain yang mungkin perlu dilakukan pergantian.

Baca juga mendeteksi beberapa gejala kampas rem habis

Yang harus di perhatiakan diataranya kondisi oli mesin yang jika sudah terlihat menghitam sebaiknya segera di ganti dengan yang baru. Lalu saringan oli yang tugasnya juga cukup penting agar memastikan oli yang masuk ke mesin benar-benar bersih. Filter udara sebagai penyaring hawa yang masuk kedalam mesin. Selanjutnya juga cek kondisi busi agar di pastikan masih memiliki ketebalan elektroda yang sempurna.

Perawatan-perawatan di atas, itu termasuk kedalam kategori pergantian part Fast Moving atau artinya part yang sering membutuhkan pergantian. Di luar itu masih ada lagi part lainnya yang harus di periksa, dan masuknya dalam kategori Slow Moving atau artinya jarang diperlukan pergantian. Contohnya misalnya seperi, rantai, kampas kopling, kampas rem, termasuk juga ban, shockbreaker dan lain sebagainya. Part-part ini pun meski jarang memerlukan pergantian tapi sesekali perlu kita perhatikan kinerjanya.

Dengan selalu rajin melakukan perawatan-perawatan seperti di atas, alhasil performa motor akan selalu di rasakan maksimal dalam setiap penggunaan. Dan selain itu keawetan mesin juga akan dirasakan dalam jangka waktu yang lama.

Semoga bermanfaat…

Baca juga artikel idling stop system (ISS), teknologi terbaru motor honda