Rem ABS Pada Motor, Bagaimana Cara Kerjanya ?

Mengendarai motor memiliki resiko untuk terjadi kecelakaan yang cukup besar, sangat banyak penyebabnya dari kelalaian pengendara sendiri hingga akibat kesalahan pengendara lainnya. Dan ada juga kecelakaan yang di akibatkan dari motor yang di kendarainya, diantaranya yang sering terjadi adalah di sebabkan dari sektor pengereman.

Di artikel kali ini kita akan membahas seputar rem, terutama teknologi yang terbilang baru untuk di terapkan pada sebuah sepeda motor, yaitu sistim ABS ( AntiLocking Brake System ). Sistem ini sebelumnya sudah jamak di terapkan pada pengereman mobil, pada ahir-ahir ini terutama untuk keluaran motor terbaru dan masih terbatas pada kelas tunggangan menengah keatas, mulai di terapkan sistim ABS ini. Diantaranya pada motor All New CBR150 keluaran Honda, Nmax 150 dari pabrikan motor Yamaha dan lain sebagainya.

cara kerja rem ABS pada motor

Lalu seberapa pentingnya penerapan teknologi ABS ini pada sistim pengereman motor, apakah dapat efektif mengurangi tingkat kecelakaan dan menambah tingkat keamanan pada pengendaranya ? Berikut ini ulasan lengkapnya.

Manfaat Sistem Rem ABS

Sesuai dengan namanya ABS ( AntiLocking Brake System ) fungsi utama sistem rem ini adalah menghindari penguncian pada roda motor saat terjadi pengereman yang cukup keras dan mendadak. Sering terjadi di saat tunggangan menghadapi keadaan mendadak harus menekan rem dengan keras, roda motor berhenti tetapi kendaraan masih melaju, atau istilahnya mengunci, baik untuk ban depan atau ban belakang, namun yang sering kedapatan roda yang mengunci pada motor adalah ban belakang. Meski berlangsung sangat cepat, roda mengunci merupakan hal yang membahayakan sebabnya menjadikan arah tunggangan tidak terkontrol, dan berujung pada jatuhnya sepeda motor ke tanah.

Bagi pengendara yang berpengalaman mungkin hal ini bisa di atasi meski motornya tidak berfitur ABS, yaitu dengan cara menekan pedal rem secara bertahap tidak sekaligus sampai mentok, akan tetapi pada saat kejadian yang begitu mendadak bisa saja pengendara mengalami panik sehingga tidak sadar dengan cara mengerem dengan aman.

Maka dari itu terciptalah teknologi ABS ini, tujuannya agar pada saat melakukan pengereman mendadak roda kendaraan tidak akan mengunci meski pedal rem di tekan langsung dengan keras. Sehingga laju motor tetep bisa di arahkan dengan baik pada saat pengereman terjadi.

Cara kerja Rem ABS

Secara sederhana, kerja sistim yang terbilang canggih ini adalah dengan mengurangi tekanan rem pada kaliper pada kondisi tertentu. Pada motor yang memiliki sistem rem ABS terdapat sensor yang bertugas mendeteksi kecepatan, dan sensor tersebut akan membaca jika kendaraan sedang melaju dan mengalami penurunan kecepatan secara drastis, selanjutnya sensor akan menginformasikan kepada perangkat yang bernama ECU (Electronic Control Unit) dan menganalisanya lebih lanjut, jika roda motor terindikasi akan benar-benar akan mengunci, maka ECU akan menutup sebuah katup yang membuat minyak rem terhambat, sehingga tekanan piston pada kaliper rem pun berkurang, secara otomatis juga ECU menghitung laju motor jika terdeteksi roda aman dari gejala mengunci maka sistem akan kembali seperti semula. Seluruh proses ini di lakukan dengan sangat cepat bahkan dalam 1 detik saja sistem sanggup mengerjakan prosesnya hingga 15 kali.

Dengan adanya proses itu maka pengendara tidak perlu ragu untuk menekan rem, sehingga konsentrasi bisa tetap fokus pada rintangan di depannya dan pengendalian motor sama sekali tidak akan terganggu tetap bisa diarahkan ke kanan atau kekiri dengan aman.

Sistem Canggih Berharga Tinggi

Denga rumitnya proses yang di lalui oleh sistem rem ABS ini maka sangat lah wajar jika teknologi ini masih berharga cukup tinggi, dan oleh sebab itu hanya di terapkan kepada motor-motor yang berkelas premium. Akan tetapi bukan tidak mungkin dengan terus berkembangnya dunia otomotif akan dapat tercipta sistim teknologi ABS dengan harga terjangkau, sehingga keamanan dalam berkendara lebih dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Baca juga artikel Antara Ban Tubeless Atau Ban Biasa ?