Mengenal Safety Riding Bagi Pengendara Motor

Safety riding merupakan metode berkendara dengan baik demi kenyamanan dan keselamatan saat berkendara. Tak sedikit orang yang berkendara dengan memakai sepeda motor, namun kebanyakan orang tidak mengetahui bagaimana cara berkendara dengan baik.

Peristiwa kecelakaan sepeda motor memang sudah sering terjadi, hal inilah yang menuntut setiap pengendara bermotor untuk bisa mengendarai sepeda motor ini dengan baik. Dengan demikian, ada banyak bermunculan pusat pelatihan berkendara dengan baik bagi pengendara motor. Namun, sebelum mengikuti pelatihan berkendara dengan aman tentu anda juga harus melengkapi perlengkapan berkendara dengan legkap.

Apa saja perlengkapan Safety kendaraan bermotor? Perlengkapan ini mencakup helm untuk pelindung kepala, sarung tangan, jaket hingga sepatu untuk menutupi sekaligus melindungi kaki Anda.

mengenal Safety Riding Bagi Pengendara Motor

Adapun fungsi dari perlengkapan ini adalah sebagai berikut :

  • Helm, yang berfungsi untuk melindungi bagian kepala terhadap benturan. Walaupun Anda memakai helm jenis halfface ataupun fullface, tentu harus benar-benar terpasang dengan tepat.
  • Sarung tangan, berfungsi untuk melindungi kulit tangan Anda menjadi belang terutama ketika berkendara di siang hari. Selain itu, penggunaan perlengkapan ini secara full berfungsi supaya jari-jari tidak menghitam.
  • Jaket, Fungsinya bisa melindungi tubuh dari partikel-partikel kecil yang berterbangan di jalanan, juga cukup bisa melindungi bagian tubuh saat terjatuh. Fungsi lainnya juga bisa meminimalisir terjadinya demam atau masuk angin.
  • Celana panjang, berkendara memakai celana pendek tentu tak bisa melindungi bagian lutut Anda ketika terseret ke aspal atau jalan raya saat kecelakaan terjadi.
  • Sepatu, gunakan sepatu yang berkualitas dan kuat khususnya bagi para rider untuk mencegah terjadinya cedera pada kaki, seperti sepatu boot.
  • Masker, perlengkapan ini juga tak kalah pentingnya untuk melindungi bagian wajah dari debu jalanan. Debu ini bisa menjadi penghalang penglihatan saat Anda berkendara.

Kini sudah tersedia banyak perlengkapan Safety di pasaran dengan lengkap dengan harga yang bervariasi.

Baca juga ban bekas apakah aman di gunakan ?

Ada banyak manfaat mengikuti pelatihan safety riding untuk anda saat berkendara dengan motor di jalan raya, beberapa contohnya adalah seperti berikut :

  • Latihan Melewati Jalan Titian

Latihan berkendara melewati jalan titian ini memiliki tujuan untuk mempertahankan keseimbangan tubuh pengendara. Akan tetapi, fokus melalui jalan titian lebih mengutamakan pada latihan keseimbangan tubuh saat melalui jalanan yang sempit.

Seperti contohnya, kita sering menjumpai para pengendara motor yang melintas melewati sela-sela kendaraan roda empat atau mobil. tak sedikit dari mereka yang akhirnya menyenggol spion mobil atau bodinya. Maka dari itu, sangat penting para pengendara bermotor untuk berlatih teknik ini agar bisa melalui jalanan ini dengan lancar.

Sehingga, bagi Anda yang telah berlatih melalui jalan ini Anda pun lebih lihai berjalan saat melalui kendaraan lainnya terutama ketika sedang macet.

  • Latihan Gerakan Slalom

Tujuan berlatih gerakan ini yaitu untuk menjaga keseimbangan tubuh serta melatih kemampuan saat sedang menikung jalan maupun ketika melewati jalanan yang berliku. Pada gerakan slalom ini, yang paling penting adalah dapat mengontrol setiap gerakan tubuh para pengendara roda dua ini. Adapun maksudnya ialah ketika sedang belok atau menikung, sepeda motor bisa terkontrol dengan baik.

  • Melalui Jalanan Bergelombang

Tak jauh berbeda dengan latihan gerakan slalom maupun melalui jalanan titian, berlatih dengan melewati jalanan yang bergelombang juga bermanfaat agar bisa melatih dan menjaga keseimbangan tubuh saat melalui jalanan bergelombang, berlubang atau tidak rata. Tak hanya itu saja, berlatih di jalanan bergelombang juga lebih mengutamakan penggunaan rem bagian belakang maupun depan dengan konstan. Melalui teknik ini, para pengendara motor pun di antarkan agar mampu mengatur kecepatan dari sepeda motor yang dikendarai saat melakukan pengereman.

  • Pengereman

Latihan pengereman  ini sangat penting untuk dilakukan, yakni idealnya penggunaan rem bagian depan sendiri harus mencapai 60% sedangkan bagian rem belakang sendiri mencapai 40%. Melalui distribusi pengereman secara tepat ini bisa menghindari roda motor dari slip.

Baca juga rem abs pada motor bagaimana cara kerjanya