Ban Bekas, Apakah Aman Di Gunakan ?

Bagian kendaraan yang memiliki fungsi fital untuk keamanan salah satunya adalah ban. Pastinya anda pun sering kali mendengar berbagai kejadian kecelakaan di jalan raya yang di sebabkan oleh ban ini, kebanyakan diakibatkan karena ban pecah saat kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi.

Baik untuk mobil ataupun motor, kondisi dari pada ban ini harus selalu di pastikan dalam keadaan baik setiap akan di gunakan, agar perjalanan dapat di lalui dengan aman dan nyaman untuk seluruh penumpangnya.

Lalu bagaimana dengan penggunaan ban bekas ?

Oleh karena berbagai sebab, kerap kali saat ban kendaraan telah sampai pada masanya harus di ganti karena kondisinya sudah tidak baik, terdapat pilihan selain dengan membeli ban baru adalah membelinya dalam kondisi bekas.

….Mengapa memilih ban bekas ? walau pun banyak alasan yang di utarakan, namun paling sering di karenakan oleh sebab ban bekas ini harganya lebih terkangkau.

Tentu saja.. Ban baru baik untuk mobil atau pun motor saat ini harganya cukup tinggi, terlebih bagi pengendara yang rutin melakukan perjalanan setiap harinya juga akan menghadapi masa pergantian ban ini menjadi lebih cepat dari biasanya.

Pertanyaannya, apakah aman jika kita menggunakan ban dalam kondisi bekas ?

Tidak perlu khawatir…, asalkan ban bekas yang di beli masih dalam kondisi layak pakai, keamanan tetap akan terjaga.

Namun harus di perhatikan ! kriteria layak pakai di sini harus anda pahami dengan teliti.

Ciri utama yang mudah di ketahui dengan hanya melihatnya saja adalah kondisi kembang atau alur ban yang masih tebal. Setiap ban akan terdapat indikator berbentuk segitiga yang terdapat pada bagian sisi luarnya, indikator ini yang bisa menjadi patokan.

Selain itu terdapat pula indikator yang di sebut dengan TWI (tread wear indicator), letaknya berada diantara alur ban.

Perhatikan gambar berikut :

indikator ban

Jika segitiga dan TWI indikator ban belum tergerus alias masih berbentuk sempurna, berarti ban masih bisa di gunakan. Asalkan tidak terdapat cacat pada fisik lainnya. Seperti benjol, sobek, retak habis atau aus sebelah, kembang tidak rata dan lain sebagainya.

Dan satu lagi, pada setiap ban juga akan di sertakan tahun dimana ban tersebut di produksi. Contohnya “XX0907”, ini berarti dua digit angka awal “09” adalah minggu ke sembilan ( sekitar bulan maret ), lalu dua digit berikutnya “07” adalah tahun, yang berarti tahun 2007.

Dengan begitu, saat memilih ban bekas baik untuk mobil atau motor kesayangan anda, kita dapat memperkirakan berapa umur dari ban yang akan di pilih. Tentunya, lebih muda akan lebih baik di bandingkan dengan ban yang sudah berumur lama.

Di pasaran asalkan kita jeli memilih masih cukup banyak terdapat ban-ban bekas yang kondisinya layak di pakai untuk jalan. Kebanyakan para pengguna yang mengganti velg dengan ukuran yang lebih besar dari pada asalnya, di pastikan harus mengganti bannya juga, dari situlah rata-rata para pedagang ban bekas mendapatkan stok jualannya.

Dengan mendapatkan ban bekas yang masih berkondisi baik, selain keamanan di perjalanan tidak akan terganggu isi kantong juga akan lebih sedikit di keluarkan.

Baca juga artikel ingin ban mobil lebih awet lakukan perawatan ini